Pesan Untukku Dimasa Depan

 Saya lahir di keluarga yang biasa saja, tetapi orang tua saya sangat hebat dimata saya karena mereka sangat sabar dalam menghadapi saya yang sedikit keras kepala, selain itu juga mereka pekerja keras untuk menafkahi anak-anaknya. 


Pemalas, mungkin satu kata itu cukup untuk mewakili saya pribadi, terkadang memang seperti itu tapi saya punya beberapa hobi. Saya suka membaca siroh Nabawiyah, itu sangat berguna bagi siapapun yang membaca. Kita dapat mengenal Nabi Muhammad. Sosok yang sangat patut jadi teladan manusia saat ini. Dengan membaca siroh Nabawiyah saya dapat mengenalnya lebih jauh, mengetahui kisahnya, caranya memimpin, dan bagaimana ia menyelesaikan masalah. Saya suka menghadiri majlis maulid, disana saya merasakan ketenangan pada saat berkumpul dengan para wali Allah dan keturunan nabi Muhammad SAW. Saya suka bermain bola, meskipun tidak jago tapi saya menjalaninya sebagai hobi. Saya juga aktif di organisasi. 


Saya orang yang sangat suka berkontribusi dalam kegiatan sosial.Di organisasi saya belajar bagaimana cara bersosialisasi dengan orang, berdinamika, dan memecahkan masalah-masalah yang ada. Disitu juga saya menemukan suatu alasan. Yaitu alasan untuk tetap hidup, sederhana saya ingin hidup saya berguna bagi orang lain walaupun itu sedikit.


Terlepas dari takdir saya seperti apa di masa depan, saya akan terus hidup untuk alasan itu. Saya juga ingin membahagiakan orang tua saya, meski itu tidak dapat membayar dari apa yang mereka berikan kepada saya semenjak saya terlahir ke dunia ini.


Saya bersyukur dengan apa yang saya punya dan apa yang menjadi takdir saya saat ini, meskipun saya pemalas saya selalu berusaha untuk menepis kata itu, saya sering mengisi waktu luang dengan membaca, menekuni hobi, dan sekali-kali traveling.


Mungkin hanya itu.


Jika kalian membaca tulisan ini mungkin tidak ada yang menarik dari apa yang saya tulis namun saya memiliki satu pesan yaitu, Bersyukurlah dengan apa yang kalian punya, mungkin saja apa yang kalian punya itu impian bagi orang lain.

Komentar

marisa mengatakan…
wah, kesukaan kita sedikit sama ka, berusaha tetap produktif dengan baca siroh ditengah gempuran malas, smoga tetap diistiqomahkan dalam kbaikan dan sellau bersyukur
pengembara ilmu mengatakan…
Semangat ya kak! Hidup memang tetap berjalan tapi harus dijalani
Orang Terkenal mengatakan…
Aminn.. terimakasih banyak kak

Postingan populer dari blog ini

Teori Warna menurut para Ahli

Manfaat Membaca Surat Al-Kahf

Guernica: Ketika Tulisan Teriak